Rabu, 30 April 2014

BUKUKU eps.2

 ............

    Dan akhirnya kamarku yg tadinya super berantakan menjadi hyper extra combo super berantakan. Aku menjadi super kalap dan sebal karena aku tau penyebab buku kesayanganku hilang tidak lain karena Eva.......

    Eva septiani ,temanku sekaligus tukang pinjam bukuku. Setiap aku bawa buku ke sekolah pasti dia meminjamnya. Pernah sekali dia meminjam bukuku dan halaman pertama dari buku itu robek. Dia mengatakan bahwa adiknya yg merobeknya. Tetapi setauku Eva anak tunggal dan tidak mempunyai ADIK. Baiklah aku tidak akan membahas buku itu lagi karena sebenarnya halaman pertama itu sudah setengah robek dan aku sengaja meminjamkannya ke Eva agar aku bisa nemberi alasan yg bisa dibilang agak masuk akal ke mami jika mami menyakan tentang buku yg robek itu. Ya,mami memang berlebihan soal buku. Dia selalu mengatakan buku adalah jendel dunia dan kita harus merawatnya baik-baik, tetapi jika kupikir ulang menurut ku jendela dunia yg sebenarnya adalah google atau internet, karena internet tau segalanya,bukan?

    Dan, mengapa bukuku robek setengah? Tragedi yg sangat memalukan dan konyol yg menjadi alasan mengapa bukuku robek setengah. Saat itu,aku berlari ke wc sambil memegang buku karena perut ku terasa mules, aku memakan cokelat batangan yg sudah jatuh ke lantai dan nyaris diinjak orang mungkin adalah penyebab mengapa aku sakit perut saat itu. Aku langsung membuka dan membanting pintu tanpa melihat keadaan toilet yg akan kugunakan tersebut....... . Aku membaca buku yg kubawa sambil merasakan sensasi bau yg sangat menyengat. Aku segera mengambil tisu dan ternyata, tak ada tisu. Hanya tersisa 1 karton bekas gulungan tisu yg telah habis.

    Aku berpikir,berpikir dan berpikir. Aku mencoba berteriak meminta tisu tapi tak ada yg menjawab. Akhirnya aku menemukan ide yg agak buruk. Aku mulai merobek halaman bukuku itu untuk ku gunakan kertasnya. Saat setengah dari halaman itu telah robek, tiba-tiba pintu terbuka dan ada seorang OG dengan sebuah gulungan tisu di tangannya berdiri. Aku hanya bisa duduk terpaku dengan mulut menganga. Aku ceroboh sekali, aku lupa mengunci pintunya. Aku berusaha membayangkan itu hanyalah mimpi tapi faktanya itu adalah kenyataan. OG itu dengan refleks melempar gulungan tisu itu san lari secepat mungkin di koridor sekolah dengan mengeluarkan suara seperti burung pelikan yg akan ditembak dari kejauhan. Ya, seharusnya aku berterimakasih kepada OG itu karena dia telahmembawakanku sebuah gulungan tisu gratis, dan aku tak perlu menggunakan halaman bukuku itu.

    Dan tak mungkin aku memberitahu yg sebenarnya kepada mami,bukan? Aku masih waras dan tau malu, hanya orang yg tak waras lagi yg memberitahu alasan sebenarnya. Mungkin aku memang bersalah terhadap Eva tetapi setidaknya aku mengatakan yg jujur kepada mami tentang ADIK khayalan Eva yg merobek halama pertama buku ku itu.

    Tetapi kali ini aku marah dan tak akan meminjamkan lagi buku ke Eva karena Eva belum mengembalikan buku ku hampir SEBULAN! Aku sudah taj pernah melihat buku kesayanganku sejak bulan lalu. Aku akan menagih buku kesayangan ku besok di sekolah.

Tiba-tiba sesuatu mendobrak pintu kamarku dari luar dengan kekuatan 5 kali lipat kekuatan hulk. "KAU APAKAN KAMARMU INI!?!??!?!?!?!??!?!" kalian sudah pasti tau siapakah itu, iyak itu adalah mami ku. Selalu berpenampilan bak ikan pari yg memegang spatula dan memakai celemek bertulisan "ibu rumah tangga ori" berwarna merah menyala.Dan aku hanya bisa lari secepat tokoh pahlawan Flash dan mendarat di sofa ruang tamu sambil menyiapkan perisai bantal untuk menahan omelan super hecta extra combo double nya itu.

   Dan setelah beberapa JAM aku diomelin mami. Aku kabur keluar karena tak mungkin aku bisa membereskan kamarku yg hyper extra super berantakan itu sendirian. Tak ada tujuan akhirnya aku pergi ke cafe dekat sekolah. Dan aku melihat si peminjam buku itu yg sedang membaca BUKU KESAYANGANKU itu! 

                                           ~~~~ BERSAMBUNG ~~~~~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar