BUKUKU eps. 3
.......Dan aku melihat si peminjam buku itu yg sedang membaca buku KESAYANGANKU itu!........
Tanpa kupikirkan.. aku langsung mendatangi meja tukang pinjam bukuku itu.
"Hey! Eva! Kamu belum balikin bukuku itu dan sekarang kamu dengan santainya baca buku kesayanganku! Susah payah aku cari buku ku dan sekarang Aku tak akan meminjamkan bukuku lagi! PENCURI!" Bentak ku Sambil menghentakan tanganku ke meja Eva.
"Ha? Bukumu? Buku yg mana? Terlalu banyak buku yg aku pinjem sama kmu. Buku yg mana yg kmu maksud? Aku udh baliki semua buku yg aku pinjem sama kamu koq"bantah Eva.
"Oh jadi buku ini punyamu? Ini punyaku dan kamu pinjam ini bulan lalu dan sampai sekarang belum di balikin! Jd ini yg namanya udah baliki semua buku yg kmu pinjem sama aku gitu??!!" Balasku sambil mengangkat buku yg Eva baca tadi.
"Ha? Ini buku aku kaliii... aku barusan beli buku ini di toko buku tadi. Bulan lalu kamu pamer ke aku bukunya, aku minta pinjem tapi kamu ga kasih! Koq sekarang kamu malah sembarang nagih ke aku?!"
"Astagaaaa!! Ni anak malah masih mau menghindar dari kesalahan lagi! aku tu masih baik tau! Aku nagih baik-baik ke kamu! Malah masih mau boong lagi sama aku! Mau bukti? Di semua bukuku ada tanda tangan aku di halaman belakangnya!"
"Kalo emang ada tanda tangan mu, cek bukuku ini kalo sampe ga ada berarti ini bukuku!"
"OKE!" kubuka halaman terakhir buku itu dan ternyata tak ada. "tapi aku yakin ada di kamarmu! Aku yakin 100.000.000%!!!"
"BAH! Udah kamu cek bukuku! Salah-salahin aku! Bikin malu aku! Malah tetap ga mau ngaku salah lagi! Dasar gatau malu! Ini bukuku dan sekarang aku mau pulang! Terserah kamu mau ngapai yg penting buku kamu gak sama aku!" Bentak Eva kepadaku. Dan pergi begitu saja dari hadapanku sambil membawa buku itu.
Aku hanya bisa berjalan keluar dengan super galau dan sebal dan benci dan, dan, dan semuanya tercampur aduk menjadi satu. Beraninya si Eva kayak gitu sama aku. Huh aku mampir ke toko makanan dulu, dan aku akan membeli semua snack kesukaanku dan memakannya di kamar sambil membaca komik. Itulah hobiku setiap aku lagi marah.
Banyak sekali aku beli snack kesukaan ku, uang jajan ku bulan ini sudah hampir habis hanya karena snack ini. 2 Lays jumbo rasa rumput laut, 1 Taro jumbo rasa rumput laut, 4 tao kae noi, 1 bungkus permen mintz warna biru, 4 cokelat batangan. Baiklah, aku sarankan kalian jangan membeli ini karena itu menu penghancur diet dan menu ini tidak untuk orang obesitas yg ingin kurus. Aku beruntung juga karena sistem pencernaan ku aneh, aku tidak bisa gendut sebanyak apapun aku makan.
Berjalan sambil menenteng plastik yg berisi penuh snack berukuran jumbo, semua orang menatapku dengan tatapan aneh, muka mereka seperti bertanya-tanya untuk siapa aku membawa makanan ini. Padahal buatku sendiri. Akhirnya aku sampai ke depan pintu rumah.
Sinar mentari mulai berakhir digantikan dengan bulan. Membuka pintu dan ternyata listrik di rumah masih mati -□-" . Yak, kali ini aku sangat beruntung, mami dan dad tak ada di rumah. Entah apa yg sedang menimpaku saat ini. Berjalan sambil meraba-raba berharap menemukan lilin. Akhirnya aku berjumpa dengan lilin dan kubawa lilin itu kekamar sambil membayangkan bahwa lilin itu hidup dan sedang membaca majalah gosip tentang dunia para lilin. Aku meletakkan teman lilinku ke lantai dan mulai membuka bungkusan makanan yg aku beli tadi. Dengan nikmat kumakan tao kae noi ku. Sambil makan ku ayunkan kakiku keatas dan kebawah dan tiba-tiba.. *BRAKK* kaki ku seperti menendang sesuatu dan saat ku lihat, buku yg pertama jatuh dari tumpukan buku yg kutendang itu adalah buku KESAYANGAN ku itu. Yg ku tagih ke Eva dengan tak tau malunya-_-". Baiklah, aku bisa menerima kata-kata kakakku saat ini, aku betul-betul mirip tokoh komik miiko--" saat dia menuduh temannya menghilangkan bukunya dan ternyata bukunya berada di tong sampah di kamarnya.
Bukannya senang aku malah merasa bersalah, aku malahan berharap aku tak menemukan buku itu dirumahku dan tepatnya dikamarku--".
Bagaimana aku akan menjelaskannya kepada Eva????? Aku sudah membentakny??? Bagaimana ini?!??!
~~~~~bersambung~~~~~~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar